AS Mengakui Operasi Militer Israel di Lebanon Saat Masa Gencatan Senjata, Menentang Zona Penyangga Jangka Panjang

GateNews

Pesan Berita Gerbang, 28 April — Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan pada 27 April bahwa Amerika Serikat menyadari serangan militer Israel di Lebanon selama masa gencatan senjata. Ketika ditanya apakah AS mendukung Israel membentuk “zona penyangga” jangka panjang di Lebanon, Rubio mengatakan “tidak,” dengan menambahkan bahwa hasil ideal tidak akan memerlukan pasukan Israel untuk tetap berada di Lebanon dalam jangka panjang.

Komentar Rubio mencerminkan sikap AS terhadap situasi militer Israel-Lebanon yang masih berlangsung dan menegaskan preferensi Amerika untuk penyelesaian yang tidak melibatkan kehadiran militer Israel yang berkepanjangan di kawasan tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar