Rollup saat ini merupakan solusi Layer 2 yang paling utama. Konsep intinya adalah menggabungkan banyak transaksi dan mengirimkannya ke main chain, sambil memastikan validitasnya melalui mekanisme tertentu. Dalam sistem Rollup, terdapat dua tipe utama: Optimistic Rollup dan ZK Rollup.
Optimistic Rollup dirancang dengan asumsi bahwa “transaksi dianggap valid secara default.” Sistem tidak langsung memverifikasi setiap transaksi, melainkan menyediakan periode tantangan di mana siapa saja dapat menggugat transaksi tersebut. Jika ditemukan kesalahan, dapat diajukan fraud proof untuk memperbaiki status. Cara ini mudah diimplementasikan, namun memiliki kekurangan berupa penundaan penarikan.
Sebaliknya, ZK Rollup menggunakan bukti kriptografi (zero-knowledge proof) untuk memastikan validitas setiap batch transaksi. Setiap pembaruan status disertai bukti yang dapat diverifikasi, dan main chain hanya perlu memverifikasi bukti tersebut untuk memastikan legitimasi seluruh transaksi. Pendekatan ini menawarkan keamanan lebih kuat dan konfirmasi lebih cepat, namun secara teknis lebih kompleks.
Perbedaan utama keduanya dapat dirangkum sebagai berikut:
Dengan perkembangan teknologi yang berkelanjutan, ZK Rollup secara bertahap menjadi tren jangka panjang, namun Optimistic Rollup tetap memegang peranan penting dalam aplikasi nyata.
Selain Rollup, State Channels merupakan solusi scaling yang lebih awal. Gagasan utamanya adalah memproses banyak transaksi secara off-chain, hanya berinteraksi dengan main chain pada awal dan akhir. Contohnya, dua pengguna dapat melakukan beberapa pembayaran off-chain dan hanya perlu mengirimkan hasil akhir settlement ke chain.
Kelebihan pendekatan ini adalah kecepatan yang sangat tinggi dengan hampir tanpa biaya gas, namun ada keterbatasan jelas—misalnya, peserta harus mengunci dana lebih dulu, dan cocok untuk skenario dengan peserta yang relatif tetap. Karena itu, State Channels lebih sesuai untuk pembayaran, gaming, dan interaksi frekuensi tinggi dengan peserta terbatas.
Sidechain menawarkan pendekatan berbeda. Sidechain adalah blockchain yang beroperasi secara independen dan terhubung ke main chain melalui cross-chain bridge. Sidechain memiliki mekanisme konsensus dan validator sendiri, sehingga memungkinkan performa lebih tinggi dan biaya lebih rendah.
Namun, sidechain umumnya tidak mewarisi keamanan dari main chain secara langsung; mereka bergantung pada jaringan sendiri, sehingga pengguna harus mempercayai sistem validasi sidechain. Secara ketat, sidechain lebih merupakan “jaringan ekstensi independen” daripada solusi Layer 2 sejati.
Tidak ada keunggulan mutlak di antara jalur teknis Layer 2; pemilihan tergantung pada skenario aplikasi. Rollup lebih sesuai untuk aplikasi general-purpose seperti DeFi, NFT, dan smart contract kompleks; State Channels cocok untuk transaksi bernilai kecil dan berfrekuensi tinggi dengan peserta tetap; Sidechain ideal untuk aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dengan kebutuhan keamanan yang lebih fleksibel.
Dari sisi aplikasi, logika adaptasi solusi-solusi ini adalah sebagai berikut:
Seiring perkembangan teknologi Layer 2, solusi-solusi ini mulai berintegrasi. Misalnya, beberapa arsitektur baru menggabungkan Rollup dengan desain modular untuk meningkatkan performa dan fleksibilitas secara lebih lanjut.